Beranda Hukum dan Kriminal “Ngaku” Polisi Bawa Kabur Motor

“Ngaku” Polisi Bawa Kabur Motor

503
0
BERBAGI
Ketiga pelaku saat diamankan aparat Polres Tulangbawang lantaran melakukan Curas, dengan modus mengaku Polisi.

SeputarTuba.com – Satuan Reskrim Polres Tulangbawang berhasil menangkap Juwandi bin Firli (30), Pardiryansyah bin M. Amin (27), Abdulah Said bin Busair (38) yang merupakan pelaku Curas (Pencurian Dengan Kekerasan) yang terjadi di Rumah Makan Tadila Tiyuh Cahyo Randu, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Adapun Juwandi bin Firli merupakan warga Lingkungan Gunung Sakti, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang yang dalam kesehariannya bekerja wiraswasta dan Pardiryansyah bin M. Amin warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah sebagai buruh, serta Abdulah Said bin Busair warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah seorang karyawan PT. Gunung Madu (GM).

Menurut Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi, SIK mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si, para pelaku ditangkap Satreskrim Polres Tulangbawang ditempat yang berbeda.

Kasat Reskrim menyampaikan, para pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 14 / I / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba tanggal 13 Januari 2018 dengan korban Ari Sudarwoto (29) yang berprofesi sebagai petani dan merupakan warga Tiyuh Karta Raharja, Kecamatan Tulangbawang Udik Kabupaten Tulangbawang Barat dengan kerugian satu unit sepeda motor Yamaha Vixion berwarna hitam F 6579 YL dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul GT berwarna merah yang semuanya ditaksir seharga Rp.15.000.000,-.

Kasat Reskrim menjelaskan, pelaku Juwandi bin Firli dan Pardiryansyah bin M Amin mengaku sebagai anggota kepolisian dan memberhentikan kendaraan yang sedang dikendarai korban Ari Sudarwato beserta saksi Urpan (20) saat melintas di depan Rumah Makan Tadila, lalu kedua pelaku membawa korban dan saksi ketempat yang sepi dan gelap, setelah sampai ditempat tersebut, sepeda motor dan handphone milik korban beserta saksi diambil oleh keduanya dengan mengancam bahwa kaki korban dan saksi akan ditembak.

“Pelaku Juwandi bin Firli dan Pardiryansyah bin M Amin dalam melakukan aksi kejahatannya mengaku sebagai anggota kepolisian, lalu mengecek surat-surat kendaraan yang dibawa oleh korban dan saksi, serta mengatakan bahwa surat-surat kendaran tersebut tidak sesuai dengan sepeda motor yang dibawa oleh korban beserta saksi,” kata Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi, selasa (16/1).

Kedua pelaku juga mengatakan bahwa korban dan saksi adalah pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor dari pulau jawa serta mengancam akan menembak kaki korban beserta saksi, karena korban dan saksi ketakutan, dengan mudah dan leluasa melakukan aksi kejahatan mereka.

AKP Donny Kristian menerangkan, dari hasil pengembangan penangkapan terhadap Juwandi bin Firli dan Pardiryansyah bin M Amin, petugas juga berhasil menangkap pelaku Abdulah Said bin Busair sebagai penadah sepeda motor hasil kejahatan tersebut, sebab dari tangan para pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam F 6579 YL, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul GT berwarna merah, satu unit handphone merk Aldo berwarna hitam dan satu unit handphone bermerek Samsung Galaxy J3 berwarna putih milik korban dan saksi.

“Saat ini para pelaku sudah ditahan di Mapolres Tulangbawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya untuk pelaku Juwandi bin Firli dan Pardiryansyah bin M Amin, akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun dan untuk pelaku Abdulah Said bin Busair akan dijerat dengan pasal 480 KUHPidana tentang penadahan barang hasil kejahatan diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun,” pungkasnya. (STB/Mad).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here