Beranda Pembangunan dan Pertanian Winarti Malu Jika Kecamatan Ini Tertinggal

Winarti Malu Jika Kecamatan Ini Tertinggal

50
0
BERBAGI

SeputarTuba.com – Satu peleton Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Banjar Margo, menyambut kunjungan kerja Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE.,MH. di Kampung Agung Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Senin (04/03/2019).

Adapun pada agenda kali ini, merupakan kunjungan dalam rangka menjumpai dan melayani masyarakat, sekaligus menyampaikan hasil kinerja dan menyambut aspirasi rakyat, itulah yang selalu dikerjakan Winarti selaku Bupati Tulangbawang.

Dikesempatan itu, tokoh masyarakat Banjar Margo Jamirun mengatakan, bahwa masyarakat membutuhkan perhatian lebih dari Pemerintah Daerah (Pemda), terutama sarana jalan.

“Ibu Bupati, kami menunggu perbaikan jalan, karena ini sangat vital bagi geliat perekonomian kami,” ujar Jamirun berpesan mewakili masyarakat di Kecamatan Banjar Margo.

Sementara, saat mengawali sambutan, Winarti mengenalkan para Pejabat Kepala Dinas yang turut serta hadir, sebab kedatangan ini sengaja membawa para Kepala Dinas bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, mencari solusi dan segera dikerjakan, karena Pejabat dapat berkomunikasi langsung dan mendengarkan apa yang diharapkan masyarakat.

“Saya malu kalau Kecamatan ini tertinggal pembangunannya, tapi dengan 25 program unggulan kita gunakan secara maksimal untuk rakyat, maka silahkan sampaikan permasalahan dan carikan solusi,” ujar Bupati gotong royong kepada masyarakat.

Orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini juga berpesan kepada Aparatur Kampung, untuk dapat memanfaatkan Dana Desa, yang merupakan program Pusat agar direalisasikan demi kepentingan rakyat.

Sementara di Kampung Warga Makmur Jaya, Winarti mengatakan, kehadirannya bersama OPD merupakan sebagai bentuk pengabdian dan laporan pada warga tentang apa yang sudah dan apa yang belum dikerjakan oleh Pemda.

“Winarti dipesan oleh Presiden Jokowi sebelum dilantik, bahwa jangan lupa program untuk Ibu-ibu dan anak yatim, dan saat ini sudah kita realisasikan program untuk anak yatim, beras 10kg/bulan, sementara per 1 kampungnya baru 5 anak, bertahap,” jelasnya.

“Mengenai BMW Ekonomi Kreatif Mandiri, juga khusus untuk Ibu-ibu, ini secara khusus program untuk Ibu-ibu, ayo berbuat yang terbaik untuk rakyat,” imbuh Winarti. (STB/Mawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here