Beranda Hukum dan Kriminal Ketua Umum Lempar Minta Kajari Menggala Klarifikasi Dugaan Suap Di Badannya

Ketua Umum Lempar Minta Kajari Menggala Klarifikasi Dugaan Suap Di Badannya

100
0
BERBAGI

SeputarTuba.com – Menyikapi aliran dana fee proyek infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mesuji senilai Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah) yang diduga diterima oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Menggala yang berinisial (R).

Panglima Lembaga Pengabdian Anak Rakyat (LSM LEMPAR) Provinsi Lampung Ir. Agust Jauharie Kraeng, meminta pihak berwenang dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Lampung (KAJATI) untuk segera menuntaskan skandal yang dimaksud.

Selain itu, Agust meminta kepada Kejaksaan Negeri Menggala serta Kasi Intel dapat segera memberi klarifikasi dan penjelasan kepada masyarakat Tulangbawang atas Fee Proyek tersebut.

Dikatakan Agust, bahwa fee proyek tersebut melibatkan orang yang terhormat di bidang hukum, yang sampai saat ini menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Tulangbawang. Untuk itu melalui lembaga yang dipimpinnya meminta agar Kasi Intel memberi penjelasan secara terbuka.

“Sudah jelas permasalahan ini menghangat, dan sudah sepatutnya Kejari Menggala tanggap dan sigap mengatasinya dengan memberikan klarifikasi ke publik, sebagai badan hukum yang terhormat seharusnya bersikap responsif terhadap apapun yang terjadi dalam internal mereka tapi sekarang mengapa diam, kalau memang permasalahan ini bener-bener terjadi katakan apa adanya, kalau tidak katakan tidak, serta lakukan langkah kongkrit yang berwibawa demi kehormatan,” kata Agust. Kamis (16/5/19).

Panglima Lempar meminta agar pihak terkait menindaklanjuti hingga adanya kepastian, jangan sampai dibuat ngambang, karena menurut informasi yang berkembang uang yang diberikan itu hasil fee proyek milik seorang rekanan yang diberikan staf Dinas PUPR sebesar rp.300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dan diberikan ke oknum Kejaksaan Negeri sebesar Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah).

“Sekali lagi, Pentolan Lempar meminta kepada kejaksaan negeri tulangbawang untuk segera memberikan penjelasan atau klarifikasi, tentang pemberian fee proyek tersebut kepada Kasi Intel Kejari Menggala, agar masyarakat mendapatkan kejelasan dari polemik yang menjadi buah bibir dikalangan masyarakat,” ucapnya.

“Jangan sampai masyarakat menilai Kejari Menggala Surganya para koruptor,” tegas Agust.

Dirinya juga mengatakan, dalam waktu dekat ini Lembaga yang di nakodainya, akan mengadakan Class Action di Kantor Kejaksaan Negeri Menggala. (STB/Mawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here