Beranda Nasional Lewat Program TMMD, TNI Merdekakan Rakyat Dari Garis Kemiskinan

Lewat Program TMMD, TNI Merdekakan Rakyat Dari Garis Kemiskinan

78
0
BERBAGI

SeputarTuba.com – Meski Republik Indonesia telah merdeka selama 74 Tahun, namun tetapi ada sebagian masyarakat di pelosok negeri ini yang belum merasakan hal itu, mereka masih saja merasakan penderitaan berupa kemiskinan.

Begitu pula seperti yang dirasakan beberapa masyarakat di Kampung Bedarou Indah, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulangbawang, jauh dari kata layak, banyak yang masih hanya terus berupaya dari hari ke hari mencoba keluar dari garis kemiskinan.

Namun dengan keberadaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di Kampung Bedarou Indah, harapan dan asa kemerdekan yang hakiki itu kembali ada, mengapa demikian, sebab Kampung yang hampir luput dari perhatian Pemerintah ini disulap oleh Kodim 0426/TB menjadi Kampung yang sejahtera, bahkan akan dijadikan Kampung percontohan bagi Kampung kampung lain, dibawah binaan Kodim 0426/TB.

Memang, titik berat pembangunan yang dilakukan Kodim 0426/TB ialah penimbunan akses badan jalan berserta gorong-gorong, karena bila musim penghujan jalan tanah tersebut akan tergenang air, sehingga membuat akses perekonomian masyarakat terhambat, sebab selain anak-anak tidak bisa bersekolah, hasil pertanian tidak bisa dibawa keluar untuk ditukar menjadi rupiah.

Namun, selain pembangunan itu, masih banyak hal lain yang pula dilakukan Kodim 0426/TB, mulai dari pemberdayaan masyarakat dengan mencarikan solusi mata pencaharian yang tepat, hingga membantu dan merenovasi rumah warga yang sudah tidak layak huni.

Salah satunya yang mendapat bantuan itu yakni Ibu Widi, janda dengan tujuh orang anak, seorang buruh upahan dan tukang pungut singkong sisa dilahan milik orang yang sedang dibajak usai panen, rumahnya reot dan nyaris roboh, sungguh bagai mimpi buruk.

Tidak bisa membayangkan betapa berat beban yang harus ditanggung Ibu Widi, ia ditingal mati suaminya empat tahun yang lalu. Tidak banyak berharap, Ibu Widi hanya ingin bisa memiliki tempat tinggal yang layak dan hidup tenteram.

Nampak kehidupan Ibu Widi mulai tanpa arah, ia harus membesarkan buah hatinya yang masih kecil- kecil, sementara tanah peladangan yang menjadi tumpuan harapan kedepan diambil lagi oleh perusahaan dan sampai hari ini tidak ada pergantian.

Hanya tanah seluas 12,5 m x 30 m yang ditempatinya sekarang, sungguh miris, jangankan untuk menyekolahkan anak, makan sehari hari saja susah, rumah yang mana peninggalan suaminya itu sudah muai lapuk dan hampir roboh, saat angin kencang datang, Ibu Widi dan anak- anaknya ketakutan, khawatir rumah ambruk dan menimpa mereka.

Tapi, sekitar dua bulan yang lalu datang aparat Kampung dan Babinsa, mengatakan bahwa rumahnya akan diperbaiki, Ibu Widi seperti tidak percaya, apalagi selanjutnya datang pula Dandim 0426/TB Letkol Inf Kohir beserta rombongan, dan memastikan rumah Ibu Widi akan dibedah.

“Saya tidak percaya, mereka mengatakan kalau rumah saya akan dibedah, sangking bahagianya, semalaman saya tidak bisa tidur. Terimakasih Tuhan untuk berkahmu. Terimakasih juga saya sampaikan kepada Pak Dandim yang telah memperdulikan keluarga kami, semoga TNI semakin dekat dengan Rakyat,” sebut Ibu Widi berlinang air mata, saat berbincang dengan wartawan dikediamannya, Senin (08/07/2019).

Dengan nada lirih, Ibu Widi berkata, andai saja suaminya masih ada, mungkin akan semakin menambah kebahagiaan, dimana anak-anaknya akan memiliki tempat yang nyaman untuk tumbuh dewasa, seperti rakyat Indonesia pada umumnya yang merasakan kemerdekaan sesungguhnya. (STB/Mawan/Nico)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here