Beranda Pendidikan dan Kesehatan Forkorindo Tekankan Disdik Gunakan DAK Tepat Sasaran

Forkorindo Tekankan Disdik Gunakan DAK Tepat Sasaran

60
0
BERBAGI

SeputarTuba com – Seksinya Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang  dengan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2019 sebesar 49 miliar rupiah menuai kritik dan saran dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.

Demikian dikatakan Ketua DPD Forkorindo Provinsi Lampung, Gunawan mengatakan, bahwa pihaknya meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang agar pengelolaan dana DAK betul-betul dapat diprioritaskan kepada sekolah yang benar-benar layak memperoleh bantuan.

“Dalam hal ini banyak sekolah yang benar-benar sangat butuh perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Pendidikan, dimana ruang kelas bocor atau ruang kelas darurat terkadang luput dari perhatian Dinas Pendidikan,” terangnya.

Masih kata Gunawan, banyak rumor yang beredar bahwasanya ada praktek setor Pi DAK, atau loby-loby pihak Kepala Sekolah agar sekolah mereka mendapatkan bantuan DAK, kendati sekolah tersebut jauh dari kata layak.

“Selain itu diduga ada keterlibatan oknum dalam sub rangka baja dalam pengerjaan fisik. Maka dalam hal ini saya meminta kepada Dinas Pendidikan jangan sampai ada praktik yang dapat merugikan pihak sekolah yang nantinya dapat berdampak terhadap kualitas pekerjaan bangunan dan tidak meratanya pembangunan dunia Pendidikan di Kabupaten Tulangbawang,” tegas Gunawan.

Perlu diketahui Pemkab Tulangbawang Tahun 2019 menerima bantuan DAK dari Pemerintah Pusat. Dana Alokasi Khusus yang diperuntukan bagi pengelolaan sarana prasarana TK, SD, SMP, dan SLB yang jumlahnya mencapai 49 Miliar Rupiah dengan rincian SD 49 sekolah sebesar 32 Miliar Rupiah, lalu SMP 52 sekolah sebesar 13 Miliar Rupiah, SKB 1 sekolah dan TK 3 sekolah sebesar 2 Miliar Rupiah dan Afirmasi SD sebesar 1 Miliar Rupiah serta SMP 780 Juta Rupiah, dengan total semuanya 49 Miliar Rupiah.

Hal ini diungkapkan Nazaruddin, selaku Kepala Dinas Pendidikan, saat sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Dasar (SD, SMP dan SKB) Tahun Anggaran 2019, yang digelar di SMPN 3 Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang.

“Penggunaan anggaran sudah diatur dalam juklak dan juknis dana alokasi khusus. Kalau tidak mengerti tanya dengan konsultan, jangan tanya sama orang yang salah,” tegas Nazaruddin. (STB/Nico)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here