Beranda Hukum dan Kriminal Satresnarkoba Ringkus Pelaku Pengedar Barang Haram di Kampung Bumi Dipasena Jaya

Satresnarkoba Ringkus Pelaku Pengedar Barang Haram di Kampung Bumi Dipasena Jaya

24
0
BERBAGI

 24 total views,  2 views today

SeputarTuba.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulangbawang kembali berhasil mengungkap pelaku tindak pidana peredaran gelap Narkotika yang terjadi di wilayah hukumnya.

Hal itu disampaikan Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro, SIK, melalui Kasatres Narkoba AKP Anton Saputra, SH, MH, mengatakan pelaku ditangkap hari Selasa (17/11/2020), sekira pukul 21.00 WIB, saat sedang berada di rumahnya yang ada di Kampung Bumi Dipasena Jaya.

“Selasa malam, petugas kami berhasil menangkap pelaku peredaran gelap Narkotika berinisial AA (32), yang kesehariannya berprofesi nelayan, warga Kampung Bumi Dipasena Jaya, Kecamatan Rawa Jitu Timur, Kabupaten Tulangbawang,” ucap AKP Anton, Kamis (19/11/2020).

AKP Anton juga menjelaskan, penangkapan terhadap nelayan ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh anggota di lapangan, didapat informasi bahwa sebuah rumah yang ada di Kampung Bumi Dipasena Jaya sering dijadikan tempat untuk transaksi narkotika.

Berbekal informasi tersebut, petugasnya langsung bergerak menuju ke tempat kejadian perkara (TKP), saat dilakukan penggerbekan berhasil ditangkap pelaku yang merupakan pemilik rumah, kemudian dilakukan penggeledahan.

“Hasilnya, petugas kami berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,59 gram, pipa kaca (pyrex), pipet yang ujungnya runcing (sendok sabu), satu lembar tisu warna putih, korek api gas dan kotak rokok merk Menara,” jelasnya.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulangbawang dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar. (STB/WJY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here