Oktober 19, 2021

Seputar Tuba

Portal Berita Tulang Bawang

Banjir Tak Membuat Risau, BPBD Tulangbawang Himbau Masyarakat Tetap Waspada

2 min read

 487 total views,  3 views today

SeputarTuba.com – Banjir yang terjadi di beberapa Kampung di Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang, akibat luapan Sungai Way Tulangbawang, nampaknya dianggap telah menjadi hal yang biasa-biasa saja bagi masyarakat.

Banjir yang disebut telah menjadi agenda tahunan itu, tidak terlalu dirisaukan lagi oleh masyarakat meski air sudah menggenangi rumah-rumah penduduk hingga setinggi lutut orang dewasa.

Seperti halnya yang terjadi di Kampung Panggung Mulyo Kecamatan Rawapitu, sudah sebanyak 210 rumah terendam banjir, tapi masyarakat engan untuk mengungsi.

Kepala BPBD Tulangbawang Kanedi A.Pi MH, menjelaskan, bahwa berdasarkan informasi dari pihak Kecamatan, masyarakat sejauh ini tidak ada yang risau dan masih bertahan di rumahnya masing-masing.

“Masyarakat menganggap air yang menggenangi masih dalam keadaan yang tidak mengkhawatirkan, jadi mereka merespon biasa-biasa saja,” terang Kanedi, saat ditemui di ruang kerjanya.

Meski demikian, BPBD menyarankan kepada masyarakat untuk tetap waspada. “Kita juga sarankan mereka untuk amankan surat-surat berharga, seperti surat kendaraan dan ijazah,” ucap Kanedi.

Bahkan, menurut mantan Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Tulangbawang ini, masyarakat minta Pemerintah untuk dapat lebih fokus saja dalam penanganan pencegahan virus corona disease (Covid-19).

“Banjir di Kecamatan Rawapitu itu berasal dari luapan air Sungai Way Tulangbawang, dan meski hampir setiap tahun banjir, masyarakat tidak ada yang mau direlokasi. Solusi jangka panjang disana itu supaya tidak banjir adalah adalah dapat dibangunkannya oleh Pemerintah Pusat, berupa tanggul penangkis yang lebih tinggi,” papar Kanedi.

“Selain itu, solusi lainnya, mengingat Rawapitu memang berada didataran rendah, bagusnya kedepan dapat disediakannya pompa air yang dialirkan ke Sungai,” imbuh pria berperawakan tinggi besar tersebut.

Sementara itu, selain di Kecamatan Rawapitu, wilayah yang pula menjadi langganan banjir ialah Lingkungan Kampung Bugis, Kecamatan Menggala, dan sama halnya, masyarakat juga tidak terlalu risau akan adanya banjir, bahkan masyarakat merasa bersyukur dengan tingginya volume air Sungai Way Tulangbawang.

“Kalo di Kampung Bugis, disana baru halaman rumah masyarakat saja yang banjir, bukan rumah, kalo kita suruh relokasi pasti mereka tidak mau, namun kita tetap himbau mereka untuk tetap waspada,” sebut Kanedi.

“Bahkan, mereka masyarakat berdo’a supaya banjir, agar ikan banyak, sehingga dapat menambah penghasilan. Dan yang mereka butuhkan disana adalah air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” tandasnya. (Gun/Mad/Dim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *