Desember 9, 2021

Seputar Tuba

Portal Berita Tulang Bawang

Pemkab Tuba Telah Realisasikan 60% Dana Desa Tahap Pertama

2 min read

 6,944 total views,  3 views today

SeputarTuba.com – Saat ini Sebanyak 91 kampung di Tulangbawang sudah terima dana desa tahap ke 1 dengan total sebesar Rp.28.676.372.200,- penyaluran tersebut terhitung sudah masuk 60% dari 147 kampung yang ada di sai bumi nengah nyappur.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan kampung/kelurahan (DPMK) Tulangbawang Yen Dahren didampingi Kasi pembangunan kampung/kelurahan Yudi Harnawan yang mewakili Bupati Tulangbawang Saat ditemui diruang kerjanya. Rabu (4/3/2021).

“Alhamdulillah tahap ke 1 penyaluran dana desa untuk di Tulangbawang sudah mencapai 60% dari 147 kampung dan secepatnya akan kita selesai kan semua 100%, dan juga seperti diketahui Kabupaten Tulangbawang adalah kabupaten satu-satunya di Provinsi Lampung yang sudah menyalurkan dana desa tahap 1 pada Tahun ini,” ungkap Yen Dahren.

Selain itu, lanjutnya untuk pemulihan Ekonomi Nasional khususnya kampung diharapkan juga ikut serta mendorong sesuai arahan pemerintah pusat untuk bisa menjadi Desa Cerdas maju dan mandiri yang mana, disitu juga mengarah ke pembangunan desa yang berkelanjutan.

“Mengingat kondisi Pandemi Covid-19 belum juga berakhir, maka dari itu saat ini desa juga diharapkan dapat membentuk posko aman Covid-19, yang tugasnya melakukan kegiatan pencegahan dan penyebaran Covid-19, kemudian melakukan penanganan terhadap terduga yang terpapar Covid-19 di kampung tersebut. Serta melakukan pembinaan kepada masyarakat terkait Covid-19,” jelasnya.

Karena lanjutnya, saat ini target utama ialah penanganan Covid-19, kemudian kampung juga segera melakukan kegiatan-kegiatan yang diarahkan sesuai dengan instruksi Mendagri No. 3 Tahun 2021 dan anggarannya disesuaikan dengan surat edaran dari Kementerian Keuangan No. 2 tahun 2021.

“Jadi satgas yang ada di kampung tersebut agar beraksi untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dana penanganan Covid-19 ditentukan oleh menteri keuangan sebesar 8% dari jumlah dana desa yang diterima, di luar BLT dan Dana Desa,” tandasnya. (STB/WJY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *