Oktober 19, 2021

Seputar Tuba

Portal Berita Tulang Bawang

Pembatalan Sepihak Setelah Menang Tender, Direktur CV Amar Afifah Perdana Pertanyakan Kinerja ULP BPBJ

2 min read

 5,902 total views,  3 views today

SeputarTuba.com – Direktur CV Amar Afifah Perdana sebagai Pemenang Tender Lelang Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Rawa Batu Ampar Kecamatan Gedung Aji Baru Kabupaten Tulang Bawang meradang. Hal tersebut dikarenakan Tender Lelang tersebut dibatalkan secara sepihak.

Bahkan, mereka mempertanyakan keputusan Unit Layanan Pengadaan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah atau ULP BPBJ Kabupaten Tulangbawang, yang secara mendadak membatalkan proses lelang proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Rawa Batu Ampar Senilai Rp. 8,4 Miliar lebih yang memang sudah dinyatakan sebagai pemenang lelang tersebut.

Padahal, pihak LPSE sudah mengumumkan perusahaan tersebut sebagai pemenang lelang dalam Beranda Informasi Tender. Namun tiba-tiba dengan alasan adanya kesalahan dokumen, lelang dinyatakan batal.

Direktur CV Amar Afifah Perdana Destriawan menduga adanya kejanggalan tidak rasionalnya pembatalan lelang proyek tersebut. Bahkan ia menilai adanya intervensi dari pihak oknum tertentu.

“Yang bisa menggugurkan lelang itu syarat administrasi atau kelalaian petugas saat input data. Tapi dalam surat pembatalan dasarnya Surat Perintah Sekretaris Daerah Nomor 820/2076/BKPP dan Nomor 820/2078/ BKPP Tanggal 11 November 2020 Tentang Pemindahan Tugas Anggota Pokja, bukan karena regulasi PP Kepmendagri dan UU yang mengatur soal tender. Ini bagi saya aneh,” katanya, pada Rabu (28/7).

Dia mengatakan, pihaknya akan segera melaporkan pihak-pihak terkait dalam keputusan pembatalan lelang proyek tersebut ke ranah hukum.

Di tempat yang sama saat dikonfirmasi Kepala Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa (BPBJ) Nanan Wisanaga menjelaskan, “Kami juga belum tau dan belum menerima berita acara dari (POKJA), kenapa Tender dibatalkan pada Pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi Rawa Batu Ampar Kecamatan Gedung Aji Baru,” ujar Nanan.

“Dalam minggu ini akan mengkelarifikasi degan Pokja untuk mendapatkan hasil berita acara tentang pembatalan Tender Rehabilitasi Daerah Irigasi Rawa Batu Ampar,” tutup Nanan Wisanaga. (STB/FKY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *