Desember 9, 2021

Seputar Tuba

Portal Berita Tulang Bawang

Lapor Bunda Winarti, Tak Terurus Dan Ada Bong Sabu di Toilet SDN 01 Lingai Menggala Tengah

2 min read

 5,179 total views,  3 views today

SeputarTuba.com – Diduga tidak adanya KBM tatap muka mengakibatkan sekolah di SDN 01 Lingai Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang hancur lebur dan menjadi sarang tempat menggunakan narkoba akibat tidak adanya pihak penjaga sekolah.

Anehnya Kepala Sekolah SDN 01 Lingai malah memojokan pihak Dinas Pendidikan, dirinya meminta untuk merenovasi sekolah tersebut karena tidak layak untuk melaksanakan KBM tatap muka dengan mengunggah foto kelas yang rusak diĀ  Sosial Media Facebook.

Saat ditemui disekolah para dewan guru SDN 01 Lingai menjelaskan bahwa ruang kelas sangat memperhatinkan, tidak adanya perawatan padahal dana BOS mengalir seperti biasa dan penggunanya pun tidak transparan.

“Kepala sekolah hanya merehab sekedarnya saja. Bagian yang direhab sebelah kanan, plafon dan selain itu kami tidak tahu karena kepala sekolah tidak transparan soal dana Bos itu digunakan untuk apa dan bisa dilihat kondisi sekolah sangat memperhatinkan,” ucap salah satu dewan guru, Jum’at (3/9).

Lanjutnya, sekolah kotor akibat tidak adanya gaji untuk pihak kebersihan sehingga sekolah tidak terawat dan sangat kotor sekali.

“Sudah pernah bersih-bersih tetapi tidak dikasih uang sama sekali, malah minum saja memakai uang pribadi,” ungkapnya.

Para dewan guru berharap kepada Dinas Pendidikan agar segera mengganti Kepala Sekolah SDN 01 Lingai, sehingga para dewan guru nyaman dan sejahtera.

Di tempat yang sama Kabid Pembinaan Paud Dan Pendidikan Non Formal Das’at, mengatakan, berkaitan dengan pergantian Kepala Sekolah SDN 01 Lingai semuanya ada regulasi dan aturan. Tetapi pemikiran dewan guru kita tampung dan akan kami buatkan surat tertulis kepada Kepala Dinas Pendidikan.

“Yang pasti kita akan panggil Kepala Sekolahnya dan Bendahara BOS ke Dinas Pendidikan, apakah dana tersebut sudah digunakan atau tidak. Tetapi bisa dilihat sendiri kerusakan di sekolah ini dibawah 30%, sementara kerusakan tersebut wajib menggunakan dana BOS,” papar Ahi Das’at sapaan akrabnya.

Sepertinya masih kurang maksimal saat melihat kondisi sekolah seperti ini. Pasalnya dana BOS untuk pemeliharaan sekolah itu 5%, sangat wajib apabila melihat sekolah seperti ini.

“Sepertinya melihat kondisi sekolah, sangat wajib mendapatkan pemeliharaan dari dana bos maksimal 5%,” pungkasnya.

Dengan hal aneh yang dilakukan Kepala Sekolah di Facebook, akhirnya pihak Dinas Pendidikan Tulangbawang langsung berinisiatif bergotong royong memperbaiki dan membersihkan sekolah tersebut dari kotoran hewan dan bekas alat memakai narkoba. (STB/FKY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *